Total Tayangan Halaman

Selasa, 24 Juli 2012

>> OUR HAMSTER FARM

Varian hamster sediaan MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP.

CAMPBELL RED EYE.
Rp 15.000 /ekor

SYIRIA CURLY LONG HAIR.
Rp 25.000 /ekor

CAMPBELL PANDA.
Rp 15.000 /ekor

CAMPBELL NORMAL.
Rp 10.000 /ekor

ROBOROVSKY WHITE FACE.
Rp 35.000 /ekor

WINTER NORMAL AND WHITE.
Rp 25.000 /ekor

WINTER WHITE.
Rp 25.000 /ekor

Minggu, 11 Desember 2011

>> INFO UPDATE

Info terkini MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP.

Jasa TITIP /INAP KUCING at MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP.
Kami menyediakan layanan jasa titip /inap kucing.
Kucing Dewasa (> 8 bulan): Rp 35 ribu /malam;
Kucing Anak-anak (3 s/d 8 bulan): Rp 25 ribu /malam.
Gratis grooming! Untuk penitipan lebih dari 1 minggu.


Paket GROOMING at MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP.
Kami menyediakan aneka paket jasa perawatan kucing.



Our HAMSTER FARM at MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP.
Kami menyediakan varian hamster aneka ras: Campbell; Syiria; Winter; Roborovsky.

SELLERY PORTABLE BLOWER. @Rp 250.000,- /unit
Blower praktis untuk pengeringan pasca grooming (kucing /anjing).
SPESIFIKASI: Nilai tegangan: 220 V; Freq: 50-60 Hz; Rata angin: 600 W;
Tekanan daya angin: 8000 pa; Volume rata-rata: 2.8;
Kecepatan: 16000 r/ min; Berat bersih: 1.4 Kg

Our simple display at MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP


Kunjungan dokter hewan ke MILLY-KITTY GALLERY HOME PETSHOP
(Drh. Sugeng Dwi Hastono, Kalianda 15 April 2012)



Sabtu, 10 Desember 2011

Minggu, 20 Maret 2011

>> OUR LOVELY PETS

Adalah beberapa indukan kucing (jantan/betina) koleksi kami. TIDAK UNTUK DIJUAL.

"TOM MORELLO"
(Indukan Jantan)

"ZACK DE LA ROCHA"
(Indukan Jantan)


"TIMMY"
(Indukan Jantan)

"DORA"
(Indukan Betina)


"NERO ANTONIO"
(Indukan Jantan)

"ALEXA"
(Indukan Betina)

"CEPPY"
(Indukan Jantan)

"CHOKEY"
(Indukan Jantan)

"PUPUT SUITA CANDINA"
(Indukan Betina)
"LOLITA"
(Indukan Betina)

Sabtu, 05 Maret 2011

>> PESAN ANTAR


Untuk  kucing yang anda minati, kami menyediakan jasa pesan antar (delivery order) ke rumah anda khusus untuk wilayah Kota Bandar Lampung. Pemesanan di luar/sekitaran Kota Bandar Lampung dikenai tambahan ongkos pengiriman.

Minggu, 30 Januari 2011

>> ARTIKEL DAN TIPS

Gallery kami menyediakan berbagai artikel dan tips seputar kita dan kucing. Diharapkan muatan informasi ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita dalam memelihara dan merawat kucing yang kita sayangi secara sehat dan aman.


#1 KENAPA KUCING MENJADI BINATANG KESAYANGAN NABI?

(Artikel ini dikutip dari muatan web 'BARU TAHU.com')

Tahukah anda bahwa kucing adalah binatang kesayangan Nabi? Tapi Nabi menyayangi semua binatang dan mereka semua diperlakukan mulia. Banyak kisah tentang kucing—karena kucing memang binatang yang banyak berkeliaran disekitar manusia. Bahkan Nabi juga memiliki kucing peliharaan. Setiap Nabi menerima tamu di rumah, Nabi SELALU menggendong ‘Mueeza’ (nama kucingnya) dan ditaruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang paling Nabi sukai: 'Mueeza selalu mengeong ketika mendengar azan, seolah-olah ngeongnya seperti mengikuti lantunan suara adzan'. Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Lalu, pernah juga Nabi ingin ngambil jubahnya, eh ada Muezza sedang tidur diatasnya. Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya supaya tidak membangunkan Muezza. Saat Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu. Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu TIDAK NAJIS. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah SAW yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Keistimewaan Kucing

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:

1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata NEGATIF BERKUMAN, meskipun dilakukan berulang-ulang;
2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut;
3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman;
4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan;
5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.

Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba.

Liurnya Bersih dan Membersihkan

Menurut Dr. George Maqshud, Ketua Laboratorium Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.

Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.

Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah, menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.

Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll). Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan.

Sisa Makanan Kucing Suci

Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.”
Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda,

“Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”
(HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi SAW pergi ke Bathhan, suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah SAW bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah SAW berwudhu dari sisa jilatan kucing.
(HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang yang badan, keringat, dan bekas dari sisa makanannya suci.



#2 MENGADOPSI KUCING


Sebelum memutuskan untuk membawa kucing ke rumah, anda perlu mempertimbangkan apa tujuan anda memelihara kucing. Diantaranya penting menimbang beberapa hal berikut:
  • Apakah anda siap berbagi hidup bersama kucing dengan segala keuntungan dan kerugian yang mungkin ditimbulkan?
  • Apakah anda siap memberikan lingkungan dan kehidupan yang layak bagi kucing sesuai dengan kebutuhannya?
  • Apakah keluarga dan hewan lainnya di rumah anda juga siap menerima kehadian si kucing?
  • Apakah anda memelihara kucing untuk sekadar untuk teman bermain atau untuk dibiakan atau untuk kompetisi?
  • Siapkah anda dengan segala biaya yang harus dikeluarkan untuk memberikan makanan yang cukup baik dan untuk perlindungan kesehatan yang diperlukannya? Termasuk mempunyai seorang dokter hewan kepercayaan untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaaan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan kucing? ...

#3 PERSIAPAN SEBELUM DIBAWA KE RUMAH


Sangat beresiko membawa anak kucing ras bermain bebas di luar rumah karena khawatir dicuri, mendapat kecelakaan, keracunan atau tertular berbagai macam penyakit. Memelihara kucing didalam rumah perlu mempersiapkan beberapa hal berikut:
  1. Makanan dan nutrisi yang baik. Pilih makanan yang komposisinya baik. Sediakan selalu makanan di dalam piring makannya. Selalu sediakan makanan yang fresh, baru dihidangkan. Jangan menghidangkan makanan yang sudah terkena udara bebas selama lebih dari 8 jam. Makanan yang terlalu lama dihidanglan di piring akan terkontaminasi dengan kuman, bakteri, dll, dan penyakit yang mungkin saja ditularkan oleh lalat yang hinggap, sehingga kucing bisa tertular penyakit.
  2. Air minum yang bersih dan harus matang (aqua lebih baik). Minuman harus diganti minimal 2 kali sehari.
  3. Tempat makan dan minum yang baru, selalu dibersihkan dan dicuci setiap hari.
  4. Tempat tidur atau kandang yang steril dan rajin dibersihkan / dicuci / dijemur.
  5. Kotak pasir beserta pasirnya. Kotak pasir harus bersih, dicuci setiap hari. Jenis pasir untuk kucing ada yang sekali pakai juga ada yang bisa dipakai kembali setelah dicuci, direndam minimal 8 jam lalu dijemur sampai kering, setelah itu bisa digunakan kembali.
  6. Perlengkapan untuk grooming, yakni seperti: sikat, sisir, shampoo khusus kucing, handuk, cutton buds untuk membersihkan telinga (menggunakan baby oilear mite remedy oil).
  7. Teman untuk bermain, bisa anggota keluarga, hewan atau kucing lain.
  8. Perlengkapan bermain seperti bola, tali, undak-undakan.
  9. Tempat untuk bermain, berlari, atau memanjat.
  10. Sinar matahari dan sirkulasi udara harus baik. Idealnya, kucing yang dipelihara dalam sebuah ruangan memerlukan 17 kali pergantian udara.
  11. Tempat untuk menggaruk dapat dibuat dari tali atau kayu.

#4 MEMBAWA ANAK KUCING KE RUMAH

Pengalaman yang menyenangkan adalah ketika kita membawa seekor anak kucing ke rumah. Pemilik harus berhati-hati dan mengawasi kucingnya selama beradaptasi dengan lingkungan barunya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan selama proses membawa kucing sampai ke rumah adalah:
  • Untuk membawa kucing ke rumah, sebaiknya menggunakan kandang atau keranjang khusus untuk membawa kucing. Tujuannya adalah kucing merasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan. Jika dibawa dengan cara digendong maka kucing bisa mencakar atau lari ketakutan.
  • Setibanya di rumah kucing dikurung dalam ruangan/kamar yang telah dilengkapi oleh tempat tidur, tempat makan dan minum, serta kotak pasir.
  • Jangan biarkan kucing di luar rumah karena kucing bisa lari ketakutan tanpa kendali. Biarkan kucing mengenali rumah barunya. Biasanya kucing akan mengendus-endus setiap pojokan ruangan atau bahkan mencari tempat sembunyi.    
  • Selama proses adaptasi kucing akan selalu membutuhkan si pemelihara untuk bermain dan diperhatikan. Kucing boleh tidur di kamar tidur bersama pemilik barunya, agar tidak menangis sepanjang hari karena merasa asing dan sepi. Dengan perhatian yang cukup pada proses adaptasi, maka akan mendidik kucing menjadi merasa dekat dengan pemilik barunya, yang akhirnya akan menjadi kucing yang penurut terhadap pemiliknya.
  • Anak kucing yang baru dibawa jangan langsung dipertemukan dengan hewan lain. Hal ini kan menyebabkan kucing stress. Biarkan dia benar-benar merasa tenang dan aman untuk makan,  minum dan menggunakan kotak pasirnya.
  • Dengan memilih anak kucing untuk dipelihara maka pemilik harus menyediakan waktunya dan kesabaran untuk mengajari mereka berbagai peraturan di rumah seperti melarang melompat meja. Mengingat anak kucing perlu teman bermain sebagai pengganti saudaranya untuk bergulat, menendang, menggigit, berlari, melompat. Tingkah laku ini normal karena merupakan salah satu cara untuk membakar sisa energi dalam tubuhnya. Perilaku ini akan berkurang sampai dengan anak kucing menginjak usia 1 tahun.
  • Melarang kucing harus dilakukan dengan hati-hati, jangan memukul. Cukup melarang dengan nada yang sungguh-sungguh. Dengan pukulan atau larangan yang kasar akan menyebabkan kucing takut, nervous dan akhirnya menjauhi pemiliknya.
  • Umumnya anak-anak sangat menyukai hewan. Namun perlu dijaga agar anak-anak tidak berlaku kasar kepada kucing karena berdampak jelek terhadap perkembangan karakter seekor kucing. Kucing bisa menjadi agresif dan mudah ketakutan. Jika keadaan ini terjadi pada kucing yang kita pelihara maka akan susah disembuhkan.
  • Kucing adalah hewan yang senang bermain. Jangan lupa untuk selalu mengajaknya bermain. Ajaklah kucing bermain-main dengan pita atau tali sehingga dia tertarik untuk merespon dan selalu mendekati pemiliknya, terutama jika kucing susah didekati.
Dalam jangka waktu 1 sampai 2 minggu biasanya kucing akan beradaptasi dengan rumah barunya. Tugas pemilik selanjutnya adalah merawat dan membuat kucing sehat dan bahagia di rumahnya sendiri.


#5 GROOMING (PERAWATAN BULU)


A. Memandikan Kucing
Pemilik harus menyediakan waktu untuk memandikan kucingnya. perawatan bulu pada Kucing Persia membutuhkan waktu setiap harinya. Merawat bulu bisa menggunakan sisir atau sikat khusus kucing yang bisa dibeli di petshop. Gunakanlah shampoo khusus kucing, jangan menggunakan shampoo manusia karena akan merusak tekstur bulu dan kelenjar pada kulit kucing. Memandikan kucing menggunakan air hangat, jangan air dingin karena akan mengakibatkan kucing sakit, apa lagi Kucing Persia. Memandikan kucing dimulai dengan menyiramnya dari bahu ke seluruh tubuh kecuali muka, dan telinga cukup di lap saja. Pada saat mandikan kucing, sebaiknya telinga kucing ditutup kapas supaya air tidak masuk ke telinganya. Air yang masuk ke telinga akan mengakibatkan infeksi, dan jika tidak diobati berdampak fatal pada kesehatannya. Ketika mandi, muka kucing jangan dihadapkan pada wajah kita, supaya tidak mencakar ketika ia takut. Pegang bahunya dengan hati-hati tapi jangan sampai mencengkram lehernya. Membilas harus sampai bersih, karena shampoo yang mengendap di bulu berbahaya jika nanti dijilati kucing. Keringkan kucing dengan handuk besar yang bersih. Setelahnya, kucing bisa dijemur sebentar (maksimal 10 menit), baru keringkan menggunakan hair dryer.


B. Pembersihan Telinga dan Kuku
Telinga kucing perlu dibersihkan berkala. Gunakan cotton buds yang telah ditetesi sedikit mineral oil/ear mite remedy. Tapi jangan mengorek telinga terlalu dalam, karena bisa membuat luka dan infeksi. Kuku rutin dipotong sedikit saja, sebab kucing memiliki kebiasaan mengasah kukunya ke sofa, karpet, dll (bisa membuat barang-barang tersebut rusak).


#6 PERAWATAN KESEHATAN


A. Perawatan terhadap Kutu dan Cacing
Jika kucing berkutu, segeralah berikan obat kutu karena kutu hidup sebagai parasit dalam tubuh kucing yang mengakibatkan kerontokan bulu, kekusaman, dll. Obat kutu kucing bisa dibeli di dokter hewan atau di petshop. Obat cacing perlu diberikan rutin setiap 2-3 bulan sekali. Obat cacing kucing berbeda dengan obat cacing manusia, juga bisa didapatkan di dokter hewan atau petshop.


B. Vaksinasi
Vaksinasi bisa diulang setiap tahunnya agar terhindar dari penyakit berbahaya yang mematikan.


#7 KENALI GEJALA KUCING SAKIT


Kucing sakit menunjukkan gejala-gejala seperti berikut: diare; sulit buang air kecil/besar; warna air kencing tidak normal; keluar cairan dari hidung/mata/vulva; suhu tubuh hangat; perubahan jumlah konsumsi makan/minum; bulu rontok; mengeluarkan air liur; berhenti grooming (membersihkan bulu) sendiri; berat badan turun; perut bengkak; susah berjalan; sering muntah; posisi tubuh tidak normal; perubahan tingkah laku menjadi pendiam/menyendiri. Jadi, bila kucing anda menunjukkan gejala-gejala tersebut, mulailah waspada karena mungkin saja kucing yang anda sayangi sakit.

>> KUCING UNTUK ANDA

Kami menyediakan kucing turunan Persian; Birman; dan Himalayan dengan harga terjangkau.

Kucing jenis Persian jantan (cream / pet quality/ non -ped),
Rp 1.300.000,-/ harga nego
Harga termasuk vaksin + obat anti- kutu
(sold out)

Kucing jenis Persian betina (red and white/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.300.000,-/ harga nego
Harga termasuk vaksin + obat anti- kutu
(sold out)

Kucing jenis Himalayan jantan (red point / breed quality/ non -ped),
Rp 2.500.000,-/ harga nego
Harga termasuk vaksin + obat anti- kutu
(sold out)


Kucing jenis Persian betina (cream / pet quality/ non -ped),
Rp 1.300.000,-/ harga nego
Harga termasuk vaksin + obat anti- kutu
(sold out)

Kucing jenis Persian betina (red and white/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.300.000,-/ harga nego
Harga termasuk vaksin + obat anti- kutu
(sold out)

Kucing jenis Himalayan jantan (red point/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.500.000,-/ harga nego
 (sold out)

Kucing jenis Persian jantan (cream/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.500.000,-/ harga nego
 (sold out)

Kucing jenis Himalayan betina (red point/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.500.000,-/ harga nego
 (sold out)

Kucing jenis Birman betina (blue point/ pet quality/ non -ped),
Rp 1.000.000,-/ harga nego
 (sold out)

Kucing jenis Persian betina (three colours (calico)/ pet quality/ non -ped), 
Rp 1.000.000,-/ harga nego

(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (red and white/ breed quality/ medium nose/ non -ped), 
Rp 1.500.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian betina (black mackerell tabby/ pet quality/ non -ped), 
Rp 900.000,-/ harga nego
(sold out)

PAKET INDUK (betina) +ANAK (betina) kucing jenis Persian 
(black tortie/ pet quality/ non -ped), 
Rp 3.000.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (red tabby and white/ pet quality/ non -ped), 
Rp 1.000.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (red tabby and white/ pet quality/ non -ped), 
Rp 1.000.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian betina #1 (black tortie/ pet quality/ non -ped),

Rp 850.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian betina #2 (black tortie/ pet quality/ non -ped),


Rp 850.000,-/ harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (non- ped),
Rp 850.000,-/harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (non- ped),
Rp 850.000,-/harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (non -ped),
Rp 1.000.000,- /harga nego
(sold out)

Kucing jenis Birman betina (non -ped),
Rp 1.000.000,- /harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian betina (non -ped),
Rp 1.200.000,- /harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian betina (non -ped),
Rp 1.200.000,- /harga nego
(sold out)

Kucing jenis Persian jantan (non -ped),
Rp 1.000.000,- /harga nego
(sold out)